Jumat 16 Feb 2024 20:35 WIB

Tunggu Keputusan Resmi KPU, Bupati Bandung Ingatkan Masyarakat Jangan Percaya Hoaks

Bupati Bandung minta masyarakat tidak terpancing isu terkait Pemilu 2024.

Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam kegiatan rutin keagamaan Jumat Keliling (Jumling) ke-90 di Masjid Jami Argadinata RT 02/RW 08 Kampung Bolero Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jumat (16/2/2024).
Foto: Dok. Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam kegiatan rutin keagamaan Jumat Keliling (Jumling) ke-90 di Masjid Jami Argadinata RT 02/RW 08 Kampung Bolero Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jumat (16/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, KABUPATEN BANDUNG -- Pascapelaksanaan Pemilu 2024, Bupati Bandung Dadang Supriatna memberikan apresiasi kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bandung. Sebab, selama pelaksanaan pencoblosan Pemilu 2024 di Kabupaten Bandung berlangsung aman dan kondusif.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Bandung yang sudah melaksanakan hak pilihnya pada 14 Februari 2024," kata Dadang, dalam kegiatan rutin keagamaan Jumat Keliling (Jumling) ke-90 di Masjid Jami Argadinata RT 02/RW 08 Kampung Bolero Desa Dayeuhkolot Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, Jumat (16/2/2024).

Baca Juga

"Saya melihat partisipasi masyarakat pemilih di atas 80 persen, sesuai dengan prediksi sebelumnya. Alhamdulillah hari ini lagi tahap proses penghitungan suara yang mudah-mudahan lancar," tambah Dadang.

Ia juga turut mengucapkan terima kasih kepada para petugas dan penyelenggara Pemilu 2024, sehingga pesta demokrasi di Kabupaten Bandung bisa berjalan dengan lancar. 

 

"Walaupun ada kendala yang sakit dan sebagainya. Makanya kita menyediakan fasilitas jaminan BPJS Ketenagakerjaan dalam artian untuk membantu petugas supaya tidak mengeluarkan anggaran, apabila terjadi sakit," katanya.

Dadang pun turut mendoakan kepada semua petugas atau penyelenggara Pemilu 2024 tetap dalam kondisi sehat dan selamat. 

"Dan hari ini, tahapannya lagi proses masuk ke PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan). Nanti di PPK melaksanakan rapat pleno. Dari rapat pleno langsung ke KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Bandung. Dari KPU Kabupaten Bandung langsung KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU Pusat. Nanti menunggu keputusan secara resmi dari KPU Pusat," katanya. 

Lebih lanjut, ia berharap, kepada masyarakat jangan terpancing dengan isu-isu yang tidak bertangungjawab. 

"Jangan juga percaya hoaks, nanti kita menunggu keputusan secara resmi dari KPU sebagai penyelenggara Pemilu," ujarnya.

Setelah Pemilu 2024 ini, Dadang meminta kepada masyarakat untuk kembali lagi pada aktivitas atau kegiataan rutin masing-masing. 

"Kita fokus lagi bekerja, sesuai dengan pekerjaan yang sudah rutin dilaksanakan sehari-hari. Kita juga berusaha untuk fokus membangun Kabupaten Bandung kembali demi mewujudkan Kabupaten Bandung yang Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis dan Sejahtera (Bedas)," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement