Ahad 25 Feb 2024 14:24 WIB

Selama Dua Bulan Terjadi Ratusan Bencana di Jabar, 111 Kali Angin Kencang

Terbaru, puting beliung melanda Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Irfan Fitrat
Kondisi sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat puting beliung di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (22/2/2024).
Foto: Edi Yusuf/Republika
Kondisi sejumlah bangunan yang mengalami kerusakan akibat puting beliung di wilayah Rancaekek, Kabupaten Bandung, Kamis (22/2/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Sepanjang Januari-Februari 2024 dilaporkan total 269 kejadian bencana di berbagai wilayah Provinsi Jawa Barat (Jabar). Paling banyak kejadian angin kencang, termasuk puting beliung.

Ratusan kejadian bencana itu dilaporkan kabupaten/kota di Jabar melalui aplikasi Barata (barata.jabarprov.go.id) hingga 25 Februari 2024. Dari total 269 kejadian bencana, 111 di antaranya angin kencang. Dilaporkan juga 103 kejadian bencana longsor, 48 kejadian banjir, dan tujuh kejadian gempa bumi.

Baca Juga

Kejadian angin kencang menjadi perhatian belakangan ini. Terbaru, dilaporkan kejadian puting beliung yang melanda Kampung Citawa, Desa Tarumajaya, Kecamatan Kertasari, Kabupaten Bandung, pada Sabtu (24/2/2024) petang.

Pranata Humas Ahli Muda Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jabar Hadi Rahmat mengatakan, puting beliung melanda kawasan Desa Tarumajaya pada sekitar 16.30 WIB. Menurut dia, sementara ini dilaporkan ada 16 rumah warga yang terdampak angin puting beliung dan mengalami kerusakan.

Petugas BPBD Kabupaten Bandung disebut sudah melakukan asesmen ke lokasi terdampak bencana. Hadi mengatakan, ada 16 kepala keluarga atau 56 jiwa yang terdampak bencana itu. Menurut dia, warga terdampak bencana membutuhkan bantuan terpal. Sementara itu, petugas membantu masyarakat membetulkan atap rumah yang rusak akibat puting beliung. “Sebagian warga melakukan pembersihan material puing-puing,” katanya.

Pada Rabu (21/2/2024), puting beliung melanda wilayah Cicalengka, Rancaekek, dan Cileunyi, Kabupaten Bandung. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bandung Asep Mahmud, pada Kamis (22/2/2024), mengatakan, bencana puting beliung di tiga kecamatan itu berdampak terhadap 422 kepala keluarga atau 1.308 jiwa.

Puting beliung mengakibatkan 497 bangunan, termasuk rumah, mengalami kerusakan. Tingkat kerusakannya bervariasi, mulai dari ringan hingga berat. “Ada 223 bangunan rusak berat, 208 bangunan rusak sedang, dan 66 adalah rusak ringan,” kata Asep.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement