Rabu 28 Feb 2024 10:59 WIB

Pasokan Beras di Pasar Johar Karawang Mendekati Normal, Harga Mulai Turun

Sebelumnya pasokan di Pasar Johar cuma 500 ton perhari, lalu ditambah SPHP 300 ton

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Arie Lukihardianti
Aktivitas di Pasar tradisional Johar, Kawarang Timur.
Foto: istimewa
Aktivitas di Pasar tradisional Johar, Kawarang Timur.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA-- Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi mengatakan, pasokan beras di Pasar Johar Karawang mulai berlimpah mendekati kondisi normal. Menurut Bayu tambahan pasokan dari beras SPHP sebesar 300 ton perhari membuat pasokan beras di Karawang sudah mendekati pasokan normal sebagaimana biasanya.

"Sebelumnya pasokan di Pasar Johar cuma 500 ton perhari, dengan tambahan SPHP 300 ton menjadi 800 ton per hari dan ini sudah mendekati pasokan normal disini yang rata-rata sebesar 1.000 ton perhari," ujar Bayu saat memantau kondisi stok beras di Pasar Johar Karawang, dikutip pada Rabu (28/2/2024).

Baca Juga

Sekretaris Paguyuban Pedagang Beras Pasar Johar Karawang Acin mengatakan, kondisi ini membuat harga beras di pasar tersebut mulai terjadi penurunan sebesar Rp 1.000 sampai Rp 1.500 perkilo. "Untuk beras lokal Demak harganya sudah turun dari 14.500 perkilo menjadi Rp13.500 perkilo. Sementara untuk beras premium yang tadinya Rp16.000 perkilo sekarang menjadi Rp14.500 perkilo," katanya.

Menurut Acin, dengan adanya tambahan pasokan beras Bulog di Pasar Johar sangat berdampak terhadap penurunan harga beras. Selain Pasar Induk Beras Cipinang yang merupakan pasar grosir tingkat konsumen, Pasar Johar Karawang merupakan pasar grosir produsen yang juga mempengaruhi kondisi perberasan di Jabodetabek

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement