Rabu 13 Mar 2024 16:51 WIB

Mata Kuliah Akta Dianggap Menakutkan, Mahasiswa Unpas Malah Berhasil Raih Lomba Prestisius

Mata kuliah Akta kerap dianggap mahasiswa sebagai mata kuliah yang menakutkan

Unpas kembali menangkan piala Kejuaraan Lomba Akta Nasional 2024
Foto: Dok Republika
Unpas kembali menangkan piala Kejuaraan Lomba Akta Nasional 2024

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Tim mahasiswa Magister Kenotariatan Universitas Pasundan (MKN Unpas) berhasil merebut kembali piala bergilir Komar Andasasmita Padjadjaran Notarial Fair Magister Kenotariatan Unpad, dalam Kejuaraan Lomba Akta Nasional 2024 yang digelar 29 Januari hingga 2 Maret 2024 lalu.

Menurut Ketua Prodi Magister Kenotariatan Unpas, Irma Rahmawati SH MH LLM PhD mengaku bangga dengan capaian prestasi mahasiswanya tersebut. Karena, Padjadjaran Notarial Fair salah satu lomba yang sangat prestisius sebagai Lomba Akta Nasional, yang memang sudah biasa diikuti.

Baca Juga

“Lomba ini juga biasanya diikuti oleh seluruh perguruan tinggi kenotariatan di Indonesia. Lomba ini challengenya juga cukup besar, karena kompetitornya kebanyakan PTN (perguruan tinggi negeri,red) yang sudah jelas lebih lama memegang Prodi MKNnya, sementara MKN Unpas paling muda di Indonesia,” ujar Irma, Rabu (13/3/2024).

Menurutnya, Prodi sangat bahagia, karena ini merupakan rekognisi dari mahasiswa Unpas sudah terekognisi secara nasional. Penghargaan dan pencapaian ini, akan memiliki manfaat salah satunya untuk promosi. 

"Mudah-mudahan kualitas MKN Unpas dan LAB TPA nya akan semakin terjaga dan ditingkatkan dan semakin guyub, solid dari menjadi mahasiswa hingga menjadi alumni,” katanya.

Irma menilai, dengan prestasi itu diharapkan akan membangkitan semangat mahasiswa MKN terutama untuk mata kuliah Akta. Karena di MKN mata kuliah Akta biasanya disebutkan mahasiswa jadi mata kuliah menakutkan mungkin seperti Matematika kalau di SMA. "Tapi saya selalu dengan tim meyakinkan mahasiswa kami, bahwa mata kuliah Akta ini bukan lulus tapi untuk bisa kita ingin mahasiswa kami capable atau mampu, jadi bukan hanya sekedar ingin lulus, karena yang namanya Akta itu kan Practice Makes Perfect," katanya. 

Jadi, kata dia, lomba ini menjadi pelatihan, ketika masuk di dunia notariat kalau harus cepat dalam memutuskan masalah. "Kalau tidak kita tidak bisa kompetitif melawan notaris yang lainnya,” kata Irma, seraya mengatakan, dengan mahasiswa sering mengikuti lomba maka akan melatih jiwa kompetitifnes.

Menurut Direktur Pascasarjana Unpas, Prof Dr Ir H Eddy Jusuf Sp MSi M Kom IPU ASEAN Eng, keberhasilan tim untuk keuda kalinya ini adalah prestasi yang luar biasa. Unpas, pernah juara dua kali yakni pada 2022 dan Tahun. "Jadi ini prestasi yang jenius apalagi kampus kita adalah kampus PTS yang bisa mengalahkan PTN, ini jadi kebangaan kami sebagai PTS. Jadi jangan takut untuk kuliah di swasta,” katanya.

Pada kesempatan itu Prof Eddy menerima langsung Piala bergilir mahasiswa MKN Unpas dan berharap bisa dipertahankan di tahun berikutnya. 

Ketua tim 1 MKN Unpas Bryan Gervian Adam mengatakan, MKN Unpas mengirimkan dua tim dalam ajang tahunan mahasiswa Notariat itu. Dari dua tim ini, pihaknya berhasil merebut juara 1 dan juara 3, serta Piala bergirlir untuk kedua kalinya.

Tim MKN Unpas berhasil menyisihkan 14 tim dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dan masuk kebabak final untuk bersaing dengan tim dari Unpad, UI dan Unsud. “Bagi kami ini prestasi yang sangat membanggakan karena kami bisa merebut piala bergilir yang sebelumnya pernah kami raih di Tahun 2022 lalu, dan kami bisa bersaing dengan kompetitor kami yang sebagian besar dari perguruan tinggi negeri,” kata Bryan.

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement