Rabu 03 Apr 2024 14:58 WIB

Pemudik Mulai Terlihat, Polres Indramayu Terjunkan 780 Personel Jaga Arus Mudik Lebaran

Volume kendaraan pemudik masih tergolong belum signifikan.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Arie Lukihardianti
Polres Indramayu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024, di Mapolres Indramayu, Rabu (3/4/2024).
Foto: Dok Humas Polres Indramayu
Polres Indramayu menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024, di Mapolres Indramayu, Rabu (3/4/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU----Pengamanan arus mudik dan balik lebaran melalui Operasi Ketupat Lodaya 2024 di Kabupaten Indramayu, dimulai. Polres Indramayu pun menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2024, di Mapolres Indramayu, Rabu (3/4/2024).

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar mengatakan, Polres Indramayu menerjunkan 780 personilnya untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2024 di Kabupaten Indramayu. Selain jajaran kepolisian, pengamanan arus mudik dan balik lebaran juga dibantu oleh unsur lainnya.

Baca Juga

‘’Anggota yang digelar untuk melaksanakan kegiatan operasi ketupat ini sebanyak 780 personel Polri, dibantu oleh TNI, pemerintah kabupaten, serta SKPD terkait dan lembaga lainnya, termasuk unsur masyarakat seperti komunitas PAM swakarsa,’’ ujar Fahri.

Hal itu dilakukan, kata dia, untuk memastikan arus mudik dan balik berjalan dengan lancar dan aman bagi masyarakat. Fahri mengatakan, saat ini sudah ada pemudik awal yang melakukan perjalanan mudik melalui tol maupun jalur pantura. Namun, volume kendaraan pemudik masih tergolong belum signifikan.

‘’Peningkatan volume kendaraan pemudik diperkirakan akan terjadi mulai Jumat (5/4/2024) siang,’’ kata Fahri.

Fahri pun menyampaikan informasi terkait titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan di wilayah hukumnya. Fahri menyebutkan, terdapat tujuh titik rawan kemacetan di jalur arteri Pantura Indramayu. Titik-titik tersebut berada di sekitar pasar-pasar di Jalur Arteri Pantura.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, petugas pun telah ditempatkan dengan pos PAM untuk mengatur lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Selain rawan kemacetan, di jalur arteri pantura juga terdapat beberapa titik rawan kecelakaan.

‘’Untuk jalur rawan kecelakaan kita ada dua titik, di Kiajaran dan satu titik lagi di jalan Pantura arteri,’’ katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement