REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG-- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bandung mengadakan seminar diskusi yang bertemakan “Membangun Generasi Kepemimpinan Di Masa Depan dalam Sistem Politik Di Indonesia” di salah satu gedung serbaguna di Jalan Merdeka Kota Bandung Rabu (26/2/25). Seminar ini bertujuan agar generasi muda memiliki literasi politik yang baik dan tertarik berkecimpung dalam dunia politik.
Seminar diskusi tersebut dihadiri pemateri Guru Besar UPI Prof Dr H Karim Suryadi MSi Guru Besar IPDN Prof Dr Rossy Lambelanova AP SIP, Kepala Perwakilan Republika Jabar Sandy Ferdiana dan Pengamat Politik Suharti, ST Kegiatan seminar dibuka langsung oleh Kepala Badan Kesbangpol Drs H Bambang Sukardi, MSi dan dimoderatori Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Bandung Sony Teguh Prasatya.
Peserta seminar berasal dari siswa, mahasiswa dan perwakilan partai perserta pemilu. Dalam seminar, seluruh pemateri sepakat agar generasi muda memiliki literasi politik yang baik.
Guru Besar Upi Prof Dr H Karim Suryadi MSi mengatakan, dalam dunia politik tidak ada istilah perbedaan usia. "Muda dan tua tidak menjadi jaminan sukses dalam dunia politik, bukan pada usia namun pada pemikiran dan literasinya dalam hal politik, " ujar Prof Karim kepada perserta yang hadir.
Guru Besar IPDN Prof Dr Rossy Lambelanova AP, S.IP mengungkapkan, bahwa politik tidak lepas dari hal perubahan. Menurutnya setiap detik peta politik bisa berubah. "Perubahan adalah hal yang abadi, calon pemimpin harus punya kekuatan untuk adaptasi.
Sementara itu Kepala Perwakilan Republika Jabar Sandy Ferdiana mengatakan, literasi politik penting bagi generaai muda. " Literasi politik kepada anak muda bukan hanya sekedar diajak memilih, tapi harus melek terhadap politik, " kata Sandy.

Pengamat Politik Suharti, ST memberikan motivasi kepada para anak muda yang ingin terjun di dunia politik. Wanita yang pernah menjadi ketua KPU selama sepuluh tahun tersebut mengungkapkan untuk terjun kedua politik tidak harus memiliki privilage. "Untuk menjadi politisi, tidak harus dari keluarga politisi, semua orang berpeluang dengan aktif berorganisasi dan selalu mengupdate pengetahuan, " katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Badan Kesbangpol Drs H Bambang Sukardi M.Si menambahkan Politik merupakan salah satu bagian dari kehidupan manusia yang tidak bisa dipisahkan. Generasi muda yang diharapkan menjadi pemimpin di masa depan harus memiliki wawasan politik yang cukup. Menurutnya anak muda adalah calon pemimpin di masa yang akan datang. Dirinya menilai keempat pemateri memiliki pengalaman dan kapabilitas di bidangnya masing-masing. "Dari para narasumber, kita bisa belajar dari pengalaman maupun ilmu yang dimilikinya," katanya.