Rabu 26 Feb 2025 16:30 WIB

Ini Penjelasan BMKG Soal Cuaca Ekstrem di Bandung yang Sebabkan Banjir dan Pohon Tumbang

Hujan deras di Kota Bandung, menyebabkan terjadi 11 titik genangan dan banjir

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Hujan deras menyebabkan pohon tumbang di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung (Ilustrasi)
Foto: Dok Republika.
Hujan deras menyebabkan pohon tumbang di Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung (Ilustrasi)

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung memberikan penjelasan mengenai kondisi cuaca ekstrem yang terjadi pada Selasa (25/2/2025) sore kemarin. Akibat cuaca ekstrem kemarin, terjadi 12 titik genangan dan banjir di Kota Bandung serta empat pohon tumbang.

Sedangkan di wilayah Kabupaten Bandung, air Sungai Citarum meluap ke pemukiman warga. Sehingga merendam ribuan rumah di empat desa di dua kecamatan yaitu Kecamatan Bojongsoang dan Kecamatan Dayeuhkolot.

Baca Juga

Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, cuaca ekstrem atau hujan deras yang terjadi Selasa (25/2/2025) kemarin menyebabkan banjir di sejumlah tempat di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung. Ia menyebut terdapat beberapa pohon juga yang mengalami tumbang.

Menurutnya, berdasarkan citra satelit terpantau awan konvektif di sekitar wilayah Kota Bandung pukul 16.30 WIB. Awan tersebut meluruh dan bergerak ke sebagian wilayah di Kabupaten Bandung. "Kondisi tersebut mengindikasikan terjadi hujan ringan hingga sedang dengan disertai kilat dan petir," kata dia.

Sebelumnya, hujan deras yang terjadi di Kota Bandung, Selasa (25/2/2025) sore menyebabkan terjadi 11 titik genangan dan banjir tersebar di sejumlah wilayah. Selain itu, terdapat empat kejadian pohon tumbang yang menimpa sejumlah rumah dan sempat menutup akses jalan.

Data Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung mencatat terdapat 11 titik genangan dan banjir pada Selasa (25/2/2025) sore. Genangan air terjadi di Jalan Margacinta, Jalan Cibaduyut dan Jalan Sudirman di depan Pasar Andir.

Ketinggian genangan bervariasi mulai dari 15 sentimeter hingga 25 sentimeter. Penyebab terjadi genangan karena luapan air sungai dan berlangsung selama 40 menit hingga 110 menit atau hampir dua jam.

Sedangkan banjir terjadi di Simpang Jalan Soekarno Hatta- Jalan Pasirkoja, Jalan Raya Kopo Citarip, Jalan Leuwipanjang, Jalan Moch Toha (Curug Candung). Jalan BKR, Jalan Turangga, Jalan Ahmad Yani depan kantor Disbudpar dan Jalan Cikudapateh dalam.

Ketinggian banjir bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga 50 sentimeter. Penyebabnya diantaranya luapan sungai air Cibuntu dan sumbatan pada tali-tali air. Banjir bertahan bervariasi hingga paling lama 2 jam.

Sementara itu, Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung melaporkan banjir pun terjadi di Jalan Arhanudri Batununggal RW 01 dan RW 10 dan kelurahan Kujangsari. Sedangkan pohon tumbang terjadi di Jalan Viaduct, Jalan Terusan Buah Batu, Jalan Porib Babakan Ciparay dan Jalan Guntur Malabar Lengkong.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement