Ahad 30 Nov 2025 16:11 WIB

Belum Punya Kantor, Kanwil Kemenhaj di Majalengka 'Pinjam' Aset Kemenag

Kanwil Kemenhaj Majalengka dijabat mantan kepala seksi PHU Kanwil Kemenag setempat.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Hasanul Rizqa
Jamaah calon haji menunggu keberangkatan di ruang tunggu Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Ahad (28/5/2023). Sebanyak 374 jamaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten Majalengka diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui BIJB Kertajati.
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Jamaah calon haji menunggu keberangkatan di ruang tunggu Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, Ahad (28/5/2023). Sebanyak 374 jamaah calon haji kloter pertama asal Kabupaten Majalengka diberangkatkan menuju Tanah Suci melalui BIJB Kertajati.

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI mulai hadir di berbagai daerah. Kehadirannya menjadi bagian dari transisi penyelenggara haji, yang sebelumnya ditangani Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar), transisi itu berjalan cukup lancar. Pelantikan pejabat administrator di lingkungan Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenhaj untuk seluruh kabupaten/kota se-Jabar telah dilakukan di Bekasi pada Jumat (28/11/2025) lalu.

Baca Juga

Kepala Kantor Kemenag Majalengka Agus Sutisna mengatakan, Kanwil Kemenhaj Kabupaten Majalengka dijabat oleh KH Abu Mansyur. Sebelumnya, yang bersangkutan merupakan kepala seksi penyelenggaraan haji dan umrah (PHU) Kanwil Kemenag Kabupaten Majalengka.

Menurut Agus, pihaknya sudah mempersiapkan pemisahan itu sejak Presiden Prabowo Subianto mengumumkan adanya Badan Penyelenggara (BP) Haji. Karenanya, setelah Kemehaj RI di level pusat dibentuk, maka struktur di provinsi serta kabupaten/kota otomatis mengikuti.

Agus mengakui, meski secara kelembagaan sudah resmi berpisah, pada masa transisi ini masih terdapat sejumlah kendala. Karena itu, Kanwil Kemenag Majalengka masih mendampingi Kanwil Kemenhaj setempat dalam penyelenggaraan ibadah haji dan umrah pada 2026.

"Struktur pegawai Kementerian Haji dan Umrah pun masih dibahas. Kemungkinan besar, ASN (aparatur sipil negara) Kemenag yang menangani haji akan ditarik ke Kementerian Haji dan Umrah," ujar Agus di Majalengka, Jumat (29/11/2025).

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Republika Online (@republikaonline)

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement