REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gempa bumi magnitudo 4 mengguncang wilayah Kabupaten Pangandaran, Senin (4/5/2026) sekitar pukul 02.06 WIB. Titik gempa berada di laut pada jarak 66 kilometer Barat Daya Kabupaten Pangandaran dengan kedalaman 29 kilometer.
"Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi memiliki parameter update dengan magnitudo 4,0," ucap Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu, Senin (4/5/2026).
Ia menuturkan gempa bumi yang terjadi akibat aktivitas subduksi. Gempa bumi dirasakan di Kecamatan Manonjaya, Kecamatan Singaparna, Kecamatan Cikatomas, Tasikmalaya, Kecamatan Cimaragas dan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis. Sedangkan gempa bumi juga dirasakan di Kecamatan Banjar Wangi dan Banjarsari, Kabupaten Garut. Getaran dirasakan nyata dalam rumah dan seakan-akan ada truk berlalu.
"Gempa bumi dirasakan seakan ada truk berlalu," kata dia.
Namun, hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempa bumi tersebut. Hingga pukul 02:31 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.
Teguh Rahayu mengimbau masyarakat mendapatkan informasi resmi dari BMKG melalui kanal yang telah terverifikasi. "Pastikan mendapatkan informasi dari BMKG," kata dia.