REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI -- Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di lingkup SD dan SMP di Kota Sukabumi masih menunggu verifikasi dari satgas Covid-19. Pada Senin (6/9) akan mulai dilakukan tahapan verifikasi lapangan.
Verifikasi tersebut terang Yemmy, bertujuan untuk melihat seberapa jauh persiapan dan kelengkapan sarana dan prasarana saat menggelar KBM tatap muka di masa pandemi Covid-19. Khususnya sesuai dengan prorokol kesehatan standar WHO.
Diantaranya dengan menyediakan hand sanitizer di ruang masing-masing kelas, tempat cuci tangan minimal satu kelas satu wastafel, jarak antar meja minimal 1.5 meter. Selanjutnya wajib menggunakan masker dan pelindung face shield, cek suhu tubuh serta mengatur keluar masuk peserta didik dengan tanda panah dan tanda X sebagai tanda jaga jarak.
Setelah dianggap layak ungkap Yemmy, sekolah yang lolos verfikasi oleh Disdik kemudian diajukan ke Satgas Covid-19 Kota Sukabumi, untuk diverifikasi. Sekolah yang dianggap layak boleh menggelar KBM tatap muka secara terbatas.