Kamis 18 Nov 2021 21:23 WIB

Pria Hilang Misterius di Cadas Pangeran Ditemukan di Cirebon

Yana menginformasikan tengah berhenti di salah satu masjid.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Muhammad Fakhruddin
Pria Hilang Misterius di Cadas Pangeran Ditemukan di Cirebon (ilustrasi).
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Pria Hilang Misterius di Cadas Pangeran Ditemukan di Cirebon (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID,BANDUNG -- Yana Supriatna, pria yang hilang misterius di Jalan Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang akhirnya ditemukan oleh aparat kepolisian di wilayah Cirebon, Kamis (18/11). Sebelumnya tim gabungan yang terdiri dari SAR Bandung, TNI, Polri dan masyarakat sempat melakukan pencarian di Jalan Cadas Pangeran.

"Udah ditemukan di Cirebon," ujar Joshua Banjarnahor, petugas SAR Bandung saat dihubungi, Kamis (18/11) malam. Saat ditanya lebih lanjut terkait proses penemuan sosok pria tersebut, ia mengungkapkan hal tersebut kewenangan kepolisian.

Namun, Joshua mengatakan pencarian terhadap Yana tersebut dilakukan dengan melacak sinyal handphone miliknya. Saat dikonfirmasi lebih lanjut ke Kapolres Sumedang belum direspon.

Sebelumnya, Yana Supriyatna warga Desa Sukajaya, Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang dikabarkan hilang secara misterius, Selasa (18/11) malam di Jalan Cadas Pangeran. Kabar tersebut viral di media sosial bahkan terdapat rekaman pesan suara yang dikirimkan ke istrinya.

 

Pada pesan suara pertama, Yana menginformasikan tengah berhenti di salah satu masjid untuk melaksanakan sholat Isya. Ia pun menuturkan turut memberikan boncengan kepada seseorang yang tidak dikenalnya namun diketahui merupakan warga Sumedang.

"Ayah sholat dulu di Simpang, sholat Isya. Kebetulan ada orang Sumedang juga, nebeng," ujarnya. Namun pada rekaman suara yang kedua, Yana terdengar menangis dan seperti yang ketakutan. 

Bahkan saking ketakutannya, apa yang disampaikannya tidak begitu jelas pada rekaman tersebut hanya terdengar sekilas bahwa ia merasa tidak menyangka orang yang ditemui sosok yang jahat. 

Ponsel yang digunakan oleh Yana kini sudah tak bisa dihubungi. "Gusti nu Agung, saya kira bukan orang jahat," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement