Jumat 04 Aug 2023 23:41 WIB

Tim Inafis Selidiki Penyebab Kebakaran di Pasar Sadang Serang Bandung

Polisi akan memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan yang memicu kebakaran.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Irfan Fitrat
Kebakaran di Pasar Sadang Serang, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/8/2023).
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Kebakaran di Pasar Sadang Serang, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/8/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Polisi akan menyelidiki penyebab kebakaran yang terjadi di Pasar Sadang Serang, Kota Bandung, Jawa Barat. Kebakaran yang terjadi pada Jumat (4/8/2023) itu dilaporkan berdampak terhadap lebih dari seratus kios atau los pedagang.

Kepala Polrestabes (Kapolrestabes) Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan, tim Inafis akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Pasar Sadang Serang.

Baca Juga

“Setelah pendinginan (lokasi terdampak kebakaran), Inafis akan melakukan olah TKP mencari sumber (api) berasal,” kata Kapolrestabes di Pasar Sadang Serang.

Menurut Kapolrestabes, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Perumda Pasar Juara Kota Bandung. Ia mengatakan, pihaknya akan berupaya memastikan pemicu kebakaran, apakah ada unsur kesengajaan atau tidak.

“Penyelidikan sumber api dari mana, apakah ada kesengajaan atau tidak,” kata Kapolrestabes.

 

photo
Salah seorang pedagang menyelamatkan barang dagangannya saat terjadi kebakaran di Pasar Sadang Serang, Kota Bandung, Jumat (4/8/2023). - (Republika/M Fauzi Ridwan)

 

Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung sebelumnya mendapat laporan terjadinya kebakaran di area Pasar Sadang Serang sekitar pukul 18.30 WIB. 

Berdasarkan hasil pendataan sementara ini, dari 416 los atau kios di pasar tersebut, dilaporkan ada lebih dari seratus yang terbakar. “Los yang terbakar kurang lebih 160,” kata Sekretaris Diskar PB Kota Bandung Iwan Rusmawan di Pasar Sadang Serang, Jumat (4/8/2023).

Ihwal awal api pemicu kebakaran, Iwan mengatakan, saat ini belum dapat dipastikan. “Awal api belum ketahuan dari kios yang mana. Menurut warga, sumber api dari kios tengah,” ujarnya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement