Rabu 20 Sep 2023 21:20 WIB

Bantuan Majalengka Pinter Disalurkan untuk Guru Honorer dan Penjaga Sekolah

Ada juga bantuan untuk mushala sekolah.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
Pemkab bersama Baznas Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan program Majalengka Pinter berupa insentif untuk guru honorer dan penjaga sekolah, Rabu (20/9/2023).
Foto: Dok Republika
Pemkab bersama Baznas Kabupaten Majalengka menyalurkan bantuan program Majalengka Pinter berupa insentif untuk guru honorer dan penjaga sekolah, Rabu (20/9/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, menyalurkan bantuan program “Majalengka Pinter”. Salah satunya berupa insentif untuk guru honorer dan penjaga sekolah.

Program bantuan Majalengka Pinter itu mencakup insentif guru honorer dan penjaga sekolah tingkat SD/MI dan SMP/MTs, serta insentif guru honorer Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi), Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak (IGTK), dan Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Majalengka. Selain itu, bantuan sarana keagamaan untuk masjid atau mushala sekolah.

Baca Juga

Bupati Majalengka Karna Sobahi, didampingi Ketua Baznas Kabupaten Majalengka Agus Yadi Ismail, secara simbolis menyerahkan bantuan insentif kepada guru honorer dan penjaga sekolah itu di Islamic Center Kabupaten Majalengka, Rabu (20/9/2023). Bupati mengapresiasi penyaluran bantuan ini. Ia berharap dapat mendukung upaya untuk mewujudkan “Majalengka Pinter”.

Ketua Baznas Kabupaten Majalengka Agus Yadi Ismail menjelaskan, bantuan insentif kali ini ditujukan kepada para guru honorer dan penjaga sekolah di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Majalengka. Sumbernya dari zakat aparatur sipil negara (ASN).

 

“Insentif yang diberikan kepada guru honorer dan penjaga sekolah kali ini berasal dari zakat fitrah yang dihimpun di Disdik dan Kemenag Majalengka pada Lebaran 2023,” ujar Agus.

Agus mengatakan, dana zakat yang terkumpul dari Disdik Kabupaten Majalengka mencapai sekitar Rp 1,1 miliar dan dari lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Majalengka sekitar Rp 179 juta.

Menurut Agus, zakat fitrah tersebut sebagian sudah disalurkan kepada yang berhak. Sedangkan sisanya disalurkan dalam bentuk insentif kepada guru honorer dan penjaga sekolah tersebut.

“Kami juga menyalurkan bantuan untuk mushala di sejumlah sekolah yang dinaungi Disdik maupun Kemenag, masing-masing mendapat Rp 50 juta,” kata Agus.

Ihwal bantuan untuk mushala, Bupati berpesan kepada kepala sekolah agar bisa dimanfaatkan dengan baik. “Kepada kepala sekolah yang mendapat bantuan pembangunan mushala, ini hanya stimulan, tapi harus beres. Jangan minta lagi ke Baznas,” kata Bupati.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement