Senin 16 Oct 2023 14:09 WIB

Setwan DPRD Jabar Ajak Pegawai Rutin Gelar Kajian Agama Wujudkan Pegawai Berahlak

Acara keagamaan dan kegiatan positif dinilai akan berdampak baik bagi kehidupan.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Gita Amanda
 Sekretariat DPRD Jawa Barat menggelar bimbingan mental dengan tema peningkatan iman dan takwa untuk mewujudkan pegawai yang berakhlak. (ilustrasi).
Foto: MGROL100
Sekretariat DPRD Jawa Barat menggelar bimbingan mental dengan tema peningkatan iman dan takwa untuk mewujudkan pegawai yang berakhlak. (ilustrasi).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sekretariat DPRD Jawa Barat menggelar bimbingan mental dengan tema peningkatan iman dan takwa untuk mewujudkan pegawai yang berakhlak. Kegiatan tersebut dilakukan di rooftop DPRD Jawa Barat, Bandung, belum lama ini.

Menurut Sekretaris DPRD Jawa Barat Barnas Adjidin, pihaknya menyambut positif kegiatan bimbingan mental tersebut. Bahkan Barnas berharap, kegiatan bimbingan mental dengan pendekatan agama atau kegiatan positif lainnya bisa dilakukan rutin setiap bulan. 

Baca Juga

“Alhamdulilah, acara ini bisa terselenggara. Perlu disampaikan bahwa kegiatan seperti ini harus dipelihara. Saya menginginkan acara seperti ini rutin dilakukan setiap bulan. Untuk waktu dan tempat dipersilahkan menyesuaikan dengan jam kerja,” ujar Barnas Adjidin.

Menurut Barnas Adjidin, acara bimbingan mental, acara keagamaan dan kegiatan positif lainnya dinilai akan berdampak baik bagi kehidupan. Serta, menyeimbangkan kehidupan para pegawai di Sekretariat DPRD Jawa Barat. 

 

Misalnya, kata dia, untuk kegiatan bimbingan mental dengan tema peningkatan iman dan takwa  yang dilakukan hari ini. Kegiatan pengkajian agama sangat baik dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, dan memberikan makna lebih bagi kehidupan. 

“Mudah-mudahan setelah bimbingan mental ini hidup kita lebih baik. Menjadikan kita semua manusia baik, bekerja lebih baik. Hidup tanpa agama tidak ada artinya, ingat hidup di dunia ini sementara. Hidup yang kekal hanya di akhirat,” kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement