Ahad 03 Dec 2023 11:39 WIB

Jembatan Citarum Lama Dayeuhkolot Segera Diperbaiki

Jembatan Citarum Lama kondisinya sudah redak, padahal krusial untuk pengedaran.

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Agus Yulianto
Siswa Sekolah Dasar tengah berjalan kaki di jembatan Citarum lama. Kondisi sungai Citarum lama yang tidak aktif dipenuhi dengan sampah dan air limbah pabrik.
Foto: Republika/Fauzi Ridwan
Siswa Sekolah Dasar tengah berjalan kaki di jembatan Citarum lama. Kondisi sungai Citarum lama yang tidak aktif dipenuhi dengan sampah dan air limbah pabrik.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin, meninjau Jembatan Citarum Lama di Kawasan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Sabtu (2/12/2023). Peninjauan dilakukan sebagai respons dan tindak lanjut laporan Bupati Bandung Dadang Supriatna dalam rapat koordinasi kepala daerah di BIJB Kertajati?

"Jembatan ini memang kondisinya sudah retak. Jadi hari ini saya meninjau dan kami upayakan supaya bisa mulai perbaikan atau dibangun yang baru," ujar Bey.

Bey mengatakan, jembatan tersebut sangat krusial untuk pengedaran kendaraan. Sehingga, pihaknya akan berupaya agar perbaikan dapat dilakukan. 

"Kami upayakan supaya tahun depan sudah mulai dikerjakan. Karena kebutuhan. Karena macet dan ini membahayakan," kata Bey.

 

Selain meninjau Jembatan Citarum Lama, Bey juga melakukan pemantauan potensi banjir dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citarum. 

Menurut Bey, untuk kawasan Bandung Selatan, khususnya Dayeuhkolot dan sekitarnya, banjir sudah berkurang. Jika banjir terjadi saat hujan deras, itu pun akan cepat surut.

Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi Pemprov Jabar, khususnya Pj Gubernur beserta jajaran, yang responsif terhadap aspirasinya.

"Alhamdulillah setelah saya kemarin diundang rakor dengan para kepala daerah di Kertajati, dan saya menyampaikan bahwa salah satu kendala adalah Jembatan Citarum di Dayeuhkolot ini," kata Dadang. 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement