Kamis 07 Dec 2023 23:20 WIB

Cegah Banjir, Kodim Kuningan Ajak Berbagai Unsur Bersih-Bersih Sungai

Aksi bersih-bersih menyasar aliran Sungai Citamba.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Aksi bersih-bersih sungai.
Foto: Antara/Yulius Satria Wijaya
(ILUSTRASI) Aksi bersih-bersih sungai.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN — Kodim 0615/Kuningan mengajak berbagai unsur melakukan aksi bersih-bersih pada Kamis (7/12/2023). Aliran Sungai Citamba menjadi salah satu sasaran aksi bersih-bersih ini, sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana banjir saat musim hujan.

Selain aliran Sungai Citamba, kegiatan bersih-bersih juga dilakukan di kawasan Pasar Kepuh dan pertokoan Siliwangi. Aksi bersih-bersih melibatkan personel TNI, Polri, BPBD Kabupaten Kuningan, Damkar, Satpol PP, FKPPI, Pepabri, beberapa satuan perangkat daerah, serta unsur masyarakat di Kelurahan Kuningan.

Baca Juga

Penjabat (Pj) Bupati Kuningan Raden Iip Hidajat turut hadir memberikan dukungan aksi bersih-bersih itu.

Komandan Kodim (Kodim) 0615/Kuningan Letkol Inf Bambang Kurniawan mengatakan, curah hujan diperkirakan akan meningkat ke depan. Hal ini berpotensi memicu terjadinya banjir. Sebagai upaya pencegahan, kata dia, dilakukan aksi bersih-bersih.

 

“Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pj Bupati Kuningan yang datang untuk mendukung dan memberi semangat kegiatan hari ini. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang hadir. Kegiatan hari ini menunjukkan bahwa TNI itu selalu peka dan selalu dekat dengan rakyat dan mau bekerja bersama masyarakat,” ujar Bambang.

Pj Bupati Kuningan Raden Iip Hidajat mengapresiasi Kodim 0615/Kuningan dan berbagai unsur lainnya yang telah melaksanakan aksi bersih-bersih ini, sebagian bagian dari mitigasi bencana.

“Yang terpenting adalah bapak dan ibu melakukannya dengan ikhlas. Jika ikhlas, segala sesuatunya akan terasa sangat mudah. Saya berharap kegiatan hari ini tidak hanya formalitas belaka, tidak dilakukan hanya sekali, tetapi dilakukan secara terus-menerus, sehingga menjadi nilai ibadah,” kata Iip.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement