Ahad 25 Feb 2024 22:03 WIB

Saluran Air Irigasi di Curugagung Subang Tersumbat Longsor, 300 Ha Sawah Terdampak

Pj Bupati Subang mendorong penanganan saluran air yang terdampak longsor.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Saluran air irigasi tertutup longsoran.
Foto: dok. Istimewa
(ILUSTRASI) Saluran air irigasi tertutup longsoran.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG — Bencana longsor yang terjadi di wilayah Desa Curugagung, Kecamatan Sagalaherang, Kabupaten Subang, Jawa Barat, berdampak terhadap saluran air. Saluran air itu biasa digunakan untuk irigasi sawah masyarakat.

“Ada sekitar 300 hektare sawah yang bergantung dengan saluran air yang tersumbat akibat terdampak longsor itu,” kata Penjabat (Pj) Bupati Subang, Imran.

Baca Juga

Imran sudah meninjau langsung lokasi terdampak longsor di Desa Curugagung itu pada Sabtu (24/2/2024). Menurut dia, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan.

Menurut Imran, pemerintah akan melakukan penanganan dampak longsor Desa Curugagung, seperti memperbaiki saluran air. Ia mengatakan, dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak agar penanganan bisa dilakukan dengan tepat dan cepat.

“Karena saluran air itu merupakan saluran irigasi yang airnya banyak dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujar dia.

Imran mengatakan, petugas juga sudah diturunkan untuk membersihkan pohon-pohon yang tumbang. Menurut dia, pihaknya juga akan melakukan langkah-langkah mitigasi terhadap kemungkinan terjadinya bencana lagi. Pasalnya, kata dia, masih ada potensi turun hujan dengan intensitas tinggi dan kondisi cuaca ekstrem.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement