Ahad 10 Mar 2024 18:19 WIB

Jalan Jalur Mudik yang Berlubang Ada 630 Titik, Jabar Targetkan H-7 Rampung Diperbaiki

Ada 151 daerah di Jabar yang rawan longsor

Kepala DBMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono
Foto: Republika/M Fauzi Ridwan
Kepala DBMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Masyarakat yang akan mudik di lebaran tahun ini harus berhati-hati. Karena, di beberapa ruas jalan jalur mudik milik Pemprov Jawa Barat (Jabar) masih ada yang berlubang. Berdasarkan data dari Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Jabar mencatat terdapat 630 lubang yang tersebar di jalan yang dimilik provinsi sepanjang 2.362,183 Km. Jalur tersebut, biasanya digunakan sebagai menjadi jalan utama dan jalan anternatif untuk mudik lebaran tahun ini.

Menurut Kepala DBMPR Jabar Bambang Tirtoyuliono, 630 lubang jalan tersebut berada di jalur alternatif maupun jalur wisata di Jabar. Yakni, jalur alternatif di Jabar sebanyak 114 ruas dan jalur wisata sebanyak 119 ruas.

Baca Juga

"Kami sudah mulai tangani lubang mulai 4 Maret 2024 kemarin dan ditargetkan selesai pada 3 April 2024 ini sehingga ketika mudik sudah bisa digunakan, inshaallah melancarkan perjalanan pemudik di Jabar," ujar Bambang kepada wartawan saat konferensi pers terkait Kesiapan Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Jabar Jelang Mudik Lebaran 2024, akhir pekan ini.

Bambang mengatakan, untuk di jalur alternatif terdapat 198 lubang, di jalur wisata terdapat 117 lubang dan jalur lainnya terbanyak yaitu 315 lubang. Namun, sebelum arus mudik lebaran berlangsung Bina Marga optimistis bisa memperbaiki jalan berlubang tersebut. "Dan saya yakin 630 lubang itu bisa segera ditangani, paling tidak H-7," ujar Bambang.

Bambang meminta, setiap  koordinator satuan pelayanan pengelolaan jalan dan jembatan agar terus memantau kondisi jalan di Jabar. Hal itu dilakukan, untuk mencegah terjadinya lubang baru ketika proses penanganan lubang berlangsung. Yakni, dengan melibatkan satu tim sapu lubang per pengamat.

Selain itu, kata dia, untuk menghadapi cuaca ekstrem ketika mudik nanti, Bambang mengingatkan semua jajaran untuk selalu waspada. Yakni, dengan menyiapkan tim unit reaksi cepat yang siaga selama 24 jam.

"Saya imbau kepada para pengguna jalan hati-hati berkendara kemudian harus apa namanya betul-betul waspada angin terkadang ekstrem ya. Begitu pula dengan pohon-pohon, beberapa kejadian kemarin ada yang tumbang dan mudah-mudahan tidak terjadi lagi di Jawa Barat," katanya.

Untuk mengantisipasi bencana saat musim mudik lebaran nanti, kata dia, DBMPR Jabar pun menempatkan 41 pos pengamanan di sepanjang ruas jalan yang dilalui pemudik. Posko tersebut akan di buat disepanjang ruas jalan.

DBMPR juga, kata dia, sudah membuat peta rawan longsor dan bencana. Yakni, ada 151 daerah rawan  longsor, 28 rawan banjir, dan 12 amblasan. "Kami sudah memiliki deliniasinya. Misalnya, di Cikajang Pamengpeuk, kalau ada kejadian bencana direport analisis untuk melakukan mitigasi," katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement