Kamis 14 Mar 2024 13:02 WIB

Ramadhan, Omzet Pedagang Pasar Baru Bandung Alami Peningkatan

Pembeli yang datang ke Pasar Baru berasal dari Bandung Raya, pulau Jawa dan Malaysia

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Pengunjung memilih pakaian di Pasar Baru Trade Center, Bandung, Jawa Barat
Foto: ANTARA/Raisan Al Farisi
Pengunjung memilih pakaian di Pasar Baru Trade Center, Bandung, Jawa Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Omzet sejumlah pedagang di Pasar Baru Kota Bandung telah mengalami peningkatan di awal bulan Ramadhan 1445 Hijriah. Pedagang berharap agar omzet terus naik hingga Lebaran 1445 Hijriah nanti di bulan April.

"Kalau hari biasa mendingan hari sekarang (Ramadhan)," ujar salah seorang pedagang Pasar Baru Kota Bandung Feri Firmansyah, Kamis (14/3/2024).

Baca Juga

Feri mengatakan mereka yang datang ke Pasar Baru Bandung berasal dari wilayah Bandung Raya, Pulau Jawa, Kalimantan hingga Malaysia. Feri mengaku pendapatan naik dibandingkan sebelum Ramadhan. "Pengunjung datang dari lokal, luar daerah juga ada. Kalimantan, Sumatra dan Papua bahkan Malaysia," kata dia.

Salah seorang pedagang lainnya Yuli Yuliani mengaku omzet pendapatan berjualan di Pasar Baru Bandung mengalami penurunan di awal 2024. Namun, jelang bulan puasa Ramadhan dan memasuki Ramadhan mulai menggeliat kembali. "Sebelum Ramadhan sepi banget mungkin orang ramai mulai ramai pas mau Ramadhan," katanya.

Yuli menyebut indikator sederhana adanya peningkatan pengunjung dan omzet yaitu area parkiran yang penuh oleh kendaraan. Libur panjang beberapa waktu lalu pun berdampak signifikan. "Hari biasa parkiran sampai lantai tiga tapi Ramadhan dan long weekend parkiran sampai lantai signifikan banget," katanya.

Ia mengungkapkan sepekan sebelum Ramadhan dan Ramadhan pertama pengunjung meningkat signifikan. Namun pekan berikutnya landai hingga ramai kembali saat masyarakat sudah mendapat THR. "Naik lagi pas orang dapat THR sampai H-1 lebaran," kata dia.

Selama Ramadhan, ia menyebut produk yang diburu masyarakat yaitu busana Muslim wanita perempuan. Selain itu oleh-oleh haji meningkat karena masyarakat yang umrah meningkat. Setelah kegiatan Lebaran, ia mengatakan pengunjung ramai membeli pakaian pernikahan. Sedangkan saat momen sekolah banyak pengunjung memburu pakaian seragam.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement