Selasa 19 Mar 2024 14:48 WIB

Curah Hujan Tinggi, BPBD Purwakarta Siaga 24 Jam Antisipasi Terjadinya Bencana

Sejak awal Januari hingga Maret, terjadi 116 kali bencana alam akibat curah hujan

Rep: Antara/ Red: Arie Lukihardianti
Banjir Purwakarta
Foto: Antara
Banjir Purwakarta

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA---Beberapa pekan terakhir ini, curah hujan di Purwakarta sangat tinggi. Bahkan, kerap disertai angin kencang. Melihat kondisi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, siaga penuh untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam.

Sekretaris Daerah Pemkab Purwakarta Norman Nugraha mengatakan, tingginya curah hujan yang disertai angin kencang berpotensi menimbulkan terjadinya bencana seperti angin puting beliung, longsor, pergerakan tanah dan banjir. Atas hal tersebut pihaknya meminta seluruh petugas terkait, khususnya dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk bersiaga penuh selama 24 jam.

Baca Juga

"Pada triwulan pertama 2024, curah hujan masih sangat tinggi. Kita harus bersiaga penuh agar potensi bencana bisa kita antisipasi. Ini juga bagian dari instruksi Penjabat Bupati Purwakarta yang harus dijalankan," ujar Norman, Selasa (19/3/2024).

Menurut Norman, untuk mengantisipasi terjadinya berbagai bencana alam, selain bersiaga penuh, Pemkab Purwakarta juga terus berkoordinasi dengan TNI-Polri. "Koordinasi dengan TNI-Polri terus kita lakukan untuk memastikan semua langkah antisipasi bencana bisa berlangsung cepat dan tepat," katanya.

Norman juga mengingatkan masyarakat untuk ikut meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana. Catatan BPBD Purwakarta, dalam tiga bulan pertama di tahun 2024 atau sejak awal Januari hingga Maret, terjadi 116 kali bencana alam akibat intensitas curah hujan yang tinggi. Bencana itu tersebar di 15 kecamatan di sekitar Purwakarta.

Kepala BPBD Purwakarta Heryadi Erlan mengatakan bahwa saat ini seluruh personel BPBD terus disiagakan, termasuk menyiagakan semua peralatan operasi penanggulangan bencana.  "Kita sudah menindaklanjuti instruksi Bapak Pj Bupati tersebut. Kita sudah memerintahkan semua personel untuk bersiaga penuh. Semua peralatan pendukung bagi operasi penanggulangan bencana juga sudah kita siapkan," katanya.

BPBD Purwakarta, kata dia, sudah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi untuk meminimalisasi dampak buruk dari masih tingginya intensitas hujan, termasuk potensi terjadinya potensi bencana alam.

"Kita terus memonitor ketat kawasan rawan bencana yang ada di seluruh Purwakarta. Kita terjunkan petugas lapangan untuk melakukan pemantauan ketat mengantisipasi potensi bencana alam," kata Erlan.

Disebutkan, setiap hari ada 18 petugas lapangan BPBD Purwakarta yang melakukan tugas pemantauan ke berbagai kawasan rawan bencana.  

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement