Senin 10 Jun 2024 12:58 WIB

Kantor Objek Wisata Zam-Zam Pool Kebakaran, Kerugian Capai Ratusan Juta

Peristiwa itu pertama kali diketahui oleh dua orang penjaga kantor tersebut.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Arie Lukihardianti
Api membakar bangunan kantor Zam-Zam Pool di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (10/62024).
Foto: Dok Damkar
Api membakar bangunan kantor Zam-Zam Pool di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Senin (10/62024).

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN---Bangunan kantor objek wisata Zam-Zam Pool di Blok Kliwon, Desa Manis Lor, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan, terbakar hebat, Senin (10/6/2024) sekitar pukul 03.25 WIB. Peristiwa itu menimbulkan kerugian hingga ratusan juta rupiah.

Menurut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan, Andri Arga Kusumah, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh dua orang penjaga kantor tersebut. Keduanya mengetahui terjadi konsleting listrik ruang dapur yang memicu terjadinya kebakaran. ‘’Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada kami,’’ ujar Andri, Senin (10/6/2024).

Baca Juga

Setelah menerima laporan tersebut, pihak UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan menerjunkan sejumlah anggota pemadam kebakaran. Anggota yang langsung meluncur ke lokasi pun segera melakukan penanganan/pemadaman. ‘’Api berhasil dipadamkan pada pukul 05.25 WIB atau sekitar  satu jam setelah upaya penanganan dilakukan,’’ katanya.

Petugas kemudian melakukan pengecekan untuk memastikan api benar-benar sudah padam dan melakukan pengumpulan data di lokasi kejadian. Setelah dilakukan pengumpulan bukti, menanyakan saksi- saksi di lokasi, penyebab kebakaran diketahui memang karena konsleting di saklar listrik.

Menurut Andri, kebakaran itu telah menghanguskan bangunan sebanyak dua lantai. Adapun nilai kerugiannya mencapai Rp 184.800.000. Di lantai satu, barang-barang yang terbakar di antaranya tabung gas, kompor, tabung APAR, magic com, freezer, kulkas, rak, meja dan lemari. ‘’Ada juga uang sejumlah Rp 20 juta,’’ katanya.

Sedangkan di lantai dua, api membakar meja set, CCTV, TV 32 Inc,kasur, lemarin pakaian berikut pakaian yang ada di dalamnya, dan lainnya. ‘’Tidak ada korban jiwa,’’ kata Andri.

Untuk mencegah terulangnya peristiwa serupa, Andri mengimbau setiap warga mewaspadai potensi terjadinya kebakaran, yang diakibatkan dari tungku/gas, listrik, pembakaran sampah dan lainnya. Warga juga diminta selalu memeriksa dan membersihkan selang gas dan regulator, menghindari penggunaan colokan yang menumpuk,  gunakan kabel listrik yang standar dan lampu listrik yang ber-SNI untuk menghindari terjadinya konsleting listrik. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement