Jumat 29 Aug 2025 22:50 WIB

Andre Taulany Ajak Pekerja Seni Hingga Informal Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan, Ini Alasannya

BPJS Ketenagakerjaan dapat melindungi pekerja informal dari risiko pekerjaannya.

Andre Taulany kunjungannya ke Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan
Foto: Dok Republika
Andre Taulany kunjungannya ke Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Artis Andre Taulany mengajak semua pekerja khususnya para pekerja seni dan informal untuk mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, dengan iuran mulai dari Rp 36.800 per bulan, para pekerja informal seperti di bidang seni, musisi, penari, penulis, dan sebagainya bisa mendapat perlindungan tiga program. Yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM) dan Jaminan Hari Tua (JHT).

Hingga Agustus 2025, tercatat saat ini peserta informal yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan baik secara mandiri maupun melalui komunitas sebanyak 8,6 Juta yang ada di Indonesia.

Baca Juga

“Saya mau mengajak seluruh pekerja seni dan informal ikutan bergabung dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk mendapatkan manfaat yang luar biasa, caranya gampang tinggal masuk aja ke JMO (Jamsostek Mobile)” Ujar Andre dalam kunjungannya ke Kantor Pusat BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (29/8/2025).

Sebagai penutup, dalam audiensi Andre Taulany bersama Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan ini menjadi momentum penting untuk mengingatkan seluruh pekerja Indonesia akan pentingnya perlindungan jaminan sosial. "Mari bersama-sama memastikan masa depan yang lebih aman dan sejahtera dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, bukan hanya diri sendiri yang terlindungi, tetapi juga keluarga dan orang-orang tercinta," katanya.

Andre pun mengingatkan, jangan sampai menyesal dan merasa “Andai Tau Duluan” tentang program dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan, saat risiko kerja datang melanda. Hal ini juga sejalan juga dengan kampanye yang selalu di gaungkan BPJS Ketenagakerjaan yaitu Kerja Keras Bebas Cemas untuk memastikan seluruh pekerja bisa bekerja dengan tenang dan nyaman.

BPJS Ketenagakerjaan sendiri, melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan slogan “Andai Tau Duluan” untuk memastikan informasi terkait program dan manfaat peserta BPJS Ketenagakerjaan diterima dan dipahami dengan baik. Sehingga tidak ada pekerja informal yang menyesal karena tidak tahu bahwa BPJS Ketenagakerjaan dapat melindungi mereka saat bekerja dari risiko pekerjaannya.

Sementara menurut Kepala Kantor Wilayah Jawa Barat BPJS Ketenagakerjaan, Kunto Wibowo, pihaknya mengapresiasi langkah Andre Taulany yang turut mengajak pekerja seni dan informal untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Menurutnya, peran figur publik dalam kampanye Andai Tau Duluan sangat penting agar pesan perlindungan jaminan sosial dapat diterima lebih luas dan mudah dipahami masyarakat.

"Lewat iklan 'Andai Tau Duluan' melalui sosial media resmi seperti Youtube, Instagram dan Facebook BPJS Ketenagakerjaan, kami berharap dapat meningkatkan literasi dan pemahaman para pekerja di sektor informal," katanya.

Kunto mengatakan, dengan iuran yang terjangkau, pekerja sudah mendapatkan perlindungan dari risiko kecelakaan kerja, kematian, dan jaminan hari tua. “Kami mengajak seluruh pekerja informal di Jawa Barat, segera mendaftar melalui aplikasi JMO agar kerja keras bebas cemas dan masa depan lebih sejahtera,” katanya.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement