REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG--Minat masyarakat Indonesia untuk belajar ke perguruan tinggi di negara Malaysia tergolong tinggi. Dengan kondisi tersebut, kampus City University Malaysia membuka kesempatan bagi masyarakat Indonesia yang ingin belajar di Malaysia.
Prof Rosnizah Shaari perwakilan City University Malaysia mengatakan, pihaknya memperluas jaringan akademik ke Indonesia untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi lebih baik. Ia menyebut kesamaan budaya, bahasa dan nilai pendidikan menjadi alasan utama kerja sama dengan Indonesia.
"Melalui kerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia, dapat menyelenggarakan program akademik secara franchise dan kolaboratif," ujar Prof Ronizah dikutip Jumat (29/8/2025).
Di City University Malaysia, ia menuturkan 60 persen mahasiswa merupakan mahasiswa internasional. Mereka berasal dari berbagai negara termasuk Indonesia. "Bahasa yang digunakan sehari-hari yaitu Bahasa Inggris," katanya.
Sementara itu, Dato Fajura Juffa perwakilan City University Malaysia mengatakan peluang kolaborasi antara kampus di Malaysia dengan Indonesia sangat tinggi. Pihaknya menargetkan sebanyak 100 orang warga Indonesia menjadi mahasiswa di kampus.
"City University memiliki 75 program studi, delapan fakultas. Kami memiliki unit khusus yang menangani mahasiswa internasional," kata dia.
Ia mengatakan jurusan yang ada mulai dari arsitektur, kesehatan, keperawatan, informasi teknologi, komunikasi massa hingga industri kreatif. Pihaknya juga tengah menjajaki d bidang Siber dan artificial intelligence.
City University Malaysia bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian Pengembangan Perumahan dan Perkotaan Indonesia dengan 22 universitas dan organisasi. Salah satunya City University Malaysia.