REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU -- Hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi waktu yang lama mengguyur wilayah Indramayu Kota, Rabu (18/2/2026). Dampaknya, sejumlah ruas jalan protokol di pusat kota tergenang banjir.
Hujan lebat mulai mengguyur sekitar pukul 05.00 WIB. Hingga berita ini ditulis pukul 14.30 WIB, hujan masih turun meski hanya rintik dan cuaca pun masih mendung. Berdasarkan pantauan Republika, banjir dengan ketinggian bervariasi hingga 30 centimeter di antaranya menggenangi ruas jalan Yos Sudarso, Jalan Kartini, Jalan DI Panjaitan, Jalan Tridaya Barat, hingga Jalan Kapten Arya. Selain itu, banjir juga merendam area Sport Center Indramayu.
Ketinggian air bervariasi hingga mencapai 30 sentimeter atau sebetis orang dewasa. Adanya genangan air itu menyebabkan arus lalu lintas menjadi tersendat karena para pengendara harus melaju pelan.
Selain itu, tak sedikit pula pengendara motor dan mobil yang memilih memutar balik untuk mencari jalan alternatif lain. Mereka khawatir genangan air itu akan menyebabkan kendaraan menjadi mogok.
Salah seorang pengendara, Handika (33), mengaku lebih memilih memutar kendaraannya saat hendak melintasi Jalan DI Panjaitan. Pasalnya, ketinggian banjir di ruas jalan tersebut cukup tinggi.
“Daripada motor mogok, masih mending cari jalan lain,” kata Handika.
Terpisah, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Indramayu, Agus Yani, mengatakan, genangan yang terjadi di sejumlah ruas jalan protokol itu disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi. Namun, pihaknya memastikan mesin penyedot air sedang bekerja untuk mengurangi genangan.
"Kita ada pompa penyedot untuk mempercepat pembuangan air," katanya.
BPBD Indramayu juga mengimbau warga untuk tetap waspada. Pasalnya, berdasarkan peringatan dini yang dikeluarkan BMKG, potensi hujan sedang-lebat berpotensi terjadi pada 18-19 Februari 2026.