Jumat 27 Feb 2026 16:12 WIB

Sinkhole Muncul di Kuningan, Jalan Kabupaten Terputus

Kondisi itu diperparah dengan kondisi jalan jembatan yang labil tergerus air.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Mas Alamil Huda
Warga melihat dari dekat lubang sinkhole yang terbentuk di tengah ruas jalan raya jalan selingkar Wilis, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis(27/2/2025).
Foto: ANTARA FOTO/Destyan Sujarwoko
Warga melihat dari dekat lubang sinkhole yang terbentuk di tengah ruas jalan raya jalan selingkar Wilis, Tulungagung, Jawa Timur, Kamis(27/2/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN – Fenomena sinkhole (tanah amblas) terjadi di Dusun Pasir Tengah, RT 001 RW 001, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Akibatnya, jalan kabupaten menjadi terputus akibat amblas.

Berdasarkan data update kaji cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan, peristiwa itu diawali hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada Kamis (26/2/2026) mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Kondisi itu diperparah dengan kondisi jalan jembatan yang labil tergerus air.

Baca Juga

“Hal itu mengakibatkan gorong-gorong jalan kabupaten amblas, tidak bisa dilalui kendaraan roda dua dan roda empat,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kuningan, Indra Bayu Permana, Jumat (27/2/2026).

Ia menjelaskan, gorong-gorong yang amblas itu membentuk lingkaran dengan diameter enam meter, lebar empat meter dan tinggi empat meter. Peristiwa tersebut diketahui terjadi kemarin pukul 16.27 WIB.

Gorong-gorong Jembatan Cibungkan yang amblas itu merupakan akses jalan kabupaten penghubung Ciawigebang–Cihaur. Akibat gorong-gorongnya amblas, maka mengakibatkan badan jalan/jembatan terbawa amblas (sinkhole) dan tidak dapat dilewati/terputus.

Jalan kabupaten yang terputus amblas itu sepanjang tiga meter, lebar empat meter, dan tinggi empat meter. Aparat desa beserta masyarakat setempat bergotong-royong membuat rambu-rambu dan sementara menutup ruas jalan itu untuk kendaraan roda empat.

“Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu,” kata Indra.

Hingga Jumat (27/2/2026) pukul 11.55 WIB, akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Untuk akses jalan dari Desa Cihaur/Ciawigebang, bisa melalui akses jalan ke Dusun Babakan Desa Ciawilor, Kecamatan Ciawigebang.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement