Selasa 05 Oct 2021 20:55 WIB

Vaksinasi Covid-19 di Indramayu Capai 41 Persen

Stok vaksin belum mencukupi kebutuhan.

Petugas menyuntikkan vaksin kepada warga yang mengikuti Gebyar Vaksinasi Jabar Juara di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Pemprov Jabar menargetkan 37 juta warga Jawa Barat tervaksinasi COVID-19 hingga Desember mendatang untuk mencapai kekebalan Komunal (Herd Immunity).
Foto: ANTARA/Dedhez Anggara
Petugas menyuntikkan vaksin kepada warga yang mengikuti Gebyar Vaksinasi Jabar Juara di Indramayu, Jawa Barat, Rabu (8/9/2021). Pemprov Jabar menargetkan 37 juta warga Jawa Barat tervaksinasi COVID-19 hingga Desember mendatang untuk mencapai kekebalan Komunal (Herd Immunity).

REPUBLIKA.CO.ID,INDRAMAYU -- Juru Bicara Vaksinasi Tingkat Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Wawan Ridwan mengatakan saat ini vaksinasi COVID-19 sudah mencapai 41 persen dari target 1,4 juta jiwa.

"Kita sudah melakukan vaksinasi kepada 580 ribu orang atau 41 persen dari target," kata Wawan di Indramayu, Selasa (5/10).

Wawan mengatakan vaksinasi di Kabupaten Indramayu, diperkirakan tidak akan sesuai target Pemerintah Pusat, mengingat stok vaksin belum mencukupi kebutuhan. Ia menuturkan agar bisa mencapai target pada akhir tahun, seharusnya penyuntikan vaksin dalam sehari harus mencapai 12 ribu orang.

Dengan jumlah tersebut, maka dipastikan akan memenuhi target yang ditetapkan pemerintah, namun dikarenakan stok vaksin juga belum sepenuhnya banyak tentu belum bisa memenuhinya. "Kalau ingin mengejar target, kita harus melakukan vaksinasi terhadap 12 orang setiap harinya tanpa ada hari libur," tuturnya.

 

Wawan menambahkan saat ini distribusi vaksin COVID-19 ke Indramayu, dalam sepekan hanya berjumlah 20 ribu dosis, dengan jumlah tersebut tentu belum memenuhi kebutuhan yang ada. "Kita mendapatkan 20 ribu dosis per pekannya, jadi belum bisa memenuhi target," katanya.

sumber : ANTARA
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement