Kamis 25 May 2023 17:10 WIB

Pemkot Bandung Kerja Sama Swasta Tata PKL Tegallega 

Plh Wali Kota Bandung ingin PKL bisa diatur agar kawasan Tegallega tertib.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Irfan Fitrat
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna.
Foto: Republika/Dea Alvi Soraya
Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, akan merealisasikan penataan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Tegallega. Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Bandung Ema Sumarna berharap PKL mengikuti upaya penataan yang dilakukan pemkot ini.

Saat ini diperkirakan ada 482 PKL di kawasan Tegallega. PKL terbagi dalam dua zona, yaitu zona timur atau di ruas Jalan M Toha (207 PKL) dan di zona barat atau ruas Jalan Otto Iskandar Dinata (275 PKL).

Baca Juga

Komoditas yang dijual PKL di kawasan Tegallega ini bervariasi, antara lain makanan, aksesori, sayuran, dan buah-buahan. Ema mengatakan, Pemkot Bandung ingin menata PKL ini agar kawasan Tegallega menjadi lebih tertib, bersih, dan indah. 

“Kita ingin perbaiki sedikit demi sedikit. Tegallega ini salah satu penyemangat Kota Bandung sebagai kekuatan untuk kawasan yang lebih baik,” kata Ema di Balai Kota Bandung, Rabu (24/5/2023).

 

Dalam upaya menata PKL kawasan Tegallega ini, Pemkot Bandung rencananya bekerja sama dengan PT Mayora. Ema berharap penataan bisa terwujud, dengan dukungan juga dari para PKL. 

“Kami inginnya seperti Kota Surabaya. PKL-nya mau diatur. Waktu dan lapak (PKL) bisa diatur. Saya buktikan itu,” kata Ema.

Ema juga menyoroti soal penertiban trotoar, sehingga tidak ada lagi lapak PKL yang mengganggu hak para pejalan kaki. “Kita dorong juga tidak ada lagi parkir kendaraan. Itu juga harus dipikirkan,” kata Ema.

Perwakilan PT Mayora, Andre, mengaku perusahaannya siap berkolaborasi dengan Pemkot Bandung untuk menata kawasan Tegallega. Menurut dia, PT Mayora berharap penataan ini nantinya dapat mendorong PKL untuk meningkatkan usahanya. “Kami siap untuk berkolaborasi dengan Pemkot Bandung,” ujarnya.

PT Mayora sebelumnya sudah menjadi mitra Pemkot Bandung dalam urusan penataan PKL. Seperti penataan PKL di kawasan Malabar, Food Street Dago, Jalan Hasanudin-Surya Kencana, Skywalk Cihampelas, juga penataan PKL di kawasan Jalan Sumatera. 

“Prinsipnya kita membantu rakyat kecil yang minim usaha. Kita bantu yang mau berdagang untuk meningkatkan kebutuhan,” kata Andre.

 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement