Senin 04 Dec 2023 14:41 WIB

Imbas Longsor di Banyumas, KAI Daop Cirebon Ubah Perjalanan Sejumlah Kereta

Longsor dilaporkan terjadi di jalur kereta antara Stasiun Karanggandul-Karangsari. 

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
Petugas menyingkirkan material longsor yang menutup jalur rel kereta api di lintas stasiun Karanggandul-Karangsari, Banyumas, Jawa Tengah, Senin (4/12/2023).
Foto: ANTARA FOTO/Idhad Zakaria
Petugas menyingkirkan material longsor yang menutup jalur rel kereta api di lintas stasiun Karanggandul-Karangsari, Banyumas, Jawa Tengah, Senin (4/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON — Bencana longsor yang terjadi di KM 340+100 antara Stasiun Karanggandul-Karangsari, Banyumas, Jawa Tengah, berdampak terhadap sejumlah perjalanan kereta pada Senin (4/12/2023). Imbasnya, PT KAI Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mengubah beberapa perjalanan kereta yang melintasi wilayah kerjanya.

Longsor yang terjadi di wilayah kerja PT KAI Daop 5 Purwokerto itu dilaporkan terjadi pada Senin (4/12/2023) dini hari, dipicu curah hujan tinggi. Adanya longsoran membuat jalur kereta di sekitar lokasi kejadian sementara tidak bisa dilintasi.

Baca Juga

“Atas kondisi tersebut, untuk keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api, KAI Daop 3 Cirebon melakukan sejumlah langkah berupa perubahan pola operasi perjalanan,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop 3 Cirebon Rokhmad Makin Zainul.

Zainul menjelaskan, untuk KA Ranggajati, dengan tujuan akhir Stasiun Jember, pada perjalanan Senin pagi diarahkan melalui jalur Semarang-Gundih-Solo. Kereta dari Jakarta dengan tujuan Surabaya/Solo/Yogyakarta, seperti KA Fajar Utama Solo dan KA Argo Semeru, juga memutar melalui jalur utara Semarang-Gundih-Solo.

 

Sementara kereta dari Yogyakarta dengan tujuan Jakarta memutar lewat jalur Kroya-Bandung-Cikampek. “Kami mohon maaf atas gangguan perjalanan kereta api yang terdampak cuaca buruk ini,” kata Zainul.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement