Senin 04 Mar 2024 11:01 WIB

Tokoh Sunda yang Juga Senior Golkar Jabar Uu Rukmana Meninggal Dunia Hari Ini Dimakamkan

Partai Golkar Jawa Barat sangat kehilangan sosok pejuang Partai

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Kuliah umum anggota Komisi X DPR RI, Popong Djundjunan dan tokoh Jawa Barat, Uu Rukmana, (kanan) di Kampus Universitas Sangga Buana YPKP, Kota Bandung, Jumat (11/11).
Foto: Republika/Edi Yusuf
Kuliah umum anggota Komisi X DPR RI, Popong Djundjunan dan tokoh Jawa Barat, Uu Rukmana, (kanan) di Kampus Universitas Sangga Buana YPKP, Kota Bandung, Jumat (11/11).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Politisi senior Partai Golkar Jawa Barat Uu Rukmana meninggal dunia, Ahad (3/3/2024) malam. Almarhum, akan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Astana Anyar, Kota Bandung, Senin (4/3/2024).

"Keluarga Partai Golkar Jawa Barat mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya Drs H Uu Rukmana, MSi," dikutip dari laman instagram Golkar Jabar.

Baca Juga

Rumah duka almarhum berada di Cinangka, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung. Informasi dihimpun, almarhum akan dishalatkan di Masjid Raya Ujung Berung. Sosok almarhum dikenal sebagai Ketua Golkar Jabar periode 2004-2009. Selain itu pernah menjabat Ketua Umum PP AMS ke 5 serta Wakil Ketua DPRD Jawa Barat periode 2004-2009.

Tidak hanya itu, almarhum Uu Rukmana dikenal sebagai budayawan Sunda. Ia banyak mengikuti kegiatan-kegiatan kesundaan di Jawa Barat. Ia dikenal sebagai penasihat Paguyuban Pasundan serta pernah memimpin majalah Sunda Mangle.

 

Ketua DPD Partai Golkar Jabar Ace Hasan Sadzily membenarkan mantan ketua DPD Partai Golkar Jabar tahun 2004-2009 Uu Rukmana meninggal dunia. Almarhum meninggal dunia di Rumah Sakit Advent Bandung.

"Ya betul. Pak Uu Rukmana, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat periode 2004-2009, telah kembali ke rahmatulllah tadi malam di Rumah Sakit Advent Bandung," ujar Ace saat dikonfirmasi, Senin (4/3/2024).

Ia mengungkapkan keluarga besar Partai Golkar Jawa Barat sangat kehilangan sosok pejuang Partai Golkar di Jawa Barat. Selain itu juga almarhum merupakan budayawan Sunda. "Almarhum juga sosok budayawan Sunda yang tak lelah merawat budaya Sunda melalui Majalah Mangle yang merupakan majalah berbahasa Sunda," katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement