Kamis 28 Mar 2024 14:16 WIB

Hari Keempat Pencarian, Tiga Korban Tertimbun Longsor di Bandung Barat Ditemukan

Posisi ketiga korban saat ditemukan relatif dalam atau sekitar 2 meter dari permukaan

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Petugas melakukan pencarian korban di lokasi longsor di Kampung Gintung Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat
Foto: Edi Yusuf/Republika
Petugas melakukan pencarian korban di lokasi longsor di Kampung Gintung Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG----Tim SAR gabungan berhasil menemukan tiga korban yang tertimbun tanah longsor di Kampung Gintung, Desa Cibenda, Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat di hari keempat pencarian korban longsor, Kamis (28/3/2024). Mereka ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Bandung Supriono mengatakan tim SAR gabungan telah berhasil menemukan tiga korban longsor yang tertimbun di hari keempat pencarian, Kamis (28/3/2024). Mereka ditemukan di area sektor alfa.

Baca Juga

"Kita berhasil menemukan tiga korban label lima sektor alfa perempuan dewasa  pukul 10.30 WIB, label enam sektor alfa anak perempuan pukul 12.05 WIB. Label tujuh sektor alfa perempuan dewasa pukul 12.06 WIB," ujar Supriono, Kamis (28/3/2024).

Ia menuturkan posisi ketiga korban saat ditemukan relatif dalam atau sekitar 2 meter dari permukaan tanah. Selain itu, terdapat material kayu bekas bangunan di area tanah longsor yang harus diantisipasi oleh para petugas. Menurutnya, dua korban terakhir yang ditemukan diperkirakan merupakan seorang ibu dan anak. Sebab posisi keduanya tengkurep yaitu korban seorang ibu memeluk anaknya.

"Yang terakhir ini kemungkinan ibu dan anak. Karena posisinya tengkurap ibu ini memeluk anaknya," kata dia.

Ia menambahkan total korban yang sudah ditemukan mencapai tujuh orang dan tersisa tiga orang. Ketiga korban yang ditemukan di hari keempat telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Cililin. "Total sampai saat ini update tujuh korban yang sudah dievakuasi," katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement