Jumat 29 Sep 2023 16:07 WIB

Rumah di Kuningan Kebakaran, Diduga Penghuni Ketiduran saat Merokok

Api pemicu kebakaran diduga berasal dari bara puntung rokok.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
Kebakaran melanda rumah warga di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (29/9/2023) dini hari.
Foto: Dok Damkar Kabupaten Kuningan
Kebakaran melanda rumah warga di Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jumat (29/9/2023) dini hari.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN — Kebakaran melanda satu rumah warga di wilayah Kelurahan Cipari, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Jumat (29/9/2023). Tidak ada korban jiwa akibat kebakaran itu, namun kerugian materiel diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan, kebakaran rumah warga itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB. Saat kejadian, pemilik rumah berada di luar kota. Sementara rumah itu ditinggali oleh anaknya. 

Baca Juga

Menurut Kepala UPT Damkar Satpol PP Kabupaten Kuningan M Khadafi Mufti, warga yang menempati rumah itu sempat merokok, kemudian ketiduran. “Kemudian terbangun dari tidur karena merasa ruangan sekitarnya terlalu panas dan sesak karena asap tebal yang memenuhi ruangan,” ujar Khadafi, Jumat (29/9/2023).

Lantas diketahui api sudah membakar bagian ruang tamu rumah itu. Warga tersebut kemudian keluar rumah lewat jendela dan berteriak meminta bantuan. Warga sekitar yang mendengar kejadian kebakaran itu berdatangan dan berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Lantaran api tak kunjung pada, selang sekitar 40 menit kemudian kejadian itu dilaporkan kepada UPT Damkar Kabupaten Kuningan. Tujuh petugas dengan satu unit kendaraan damkar dikerahkan ke lokasi kejadian.

Kebakaran dilaporkan bisa dipadamkan sekitar pukul 04.20 WIB. “Setelah dilakukan pengumpulan data dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi, penyebab kebakaran diduga dari bara puntung rokok,” kata Khadafi.

Menurut Khadafi, tidak ada korban jiwa akibat kejadian kebakaran rumah itu. Adapun nilai kerugian akibat kebakaran bangunan rumah beserta sejumlah perabotnya itu diperkirakan mencapai sekitar Rp 43,6 juta.

“Saat ini korban memerlukan bantuan perbaikan rumah, makanan, obat-obatan, dan lainnya. Sementara ini korban tinggal bersama tetangga terdekatnya,” kata Khadafi.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement