Senin 11 Dec 2023 19:33 WIB

Cari Bocah Tenggelam, Tim SAR Temukan Jasad Perempuan di Sungai Citarum

Polisi memeriksa ikatan tali dari kain yang terdapat pada leher jasad.

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Irfan Fitrat
Petugas mengevakuasi jasad perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Citarum, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (11/12/2023).
Foto: Dok Republika
Petugas mengevakuasi jasad perempuan tanpa identitas di aliran Sungai Citarum, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (11/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Tim SAR gabungan menemukan jasad seorang perempuan di aliran Sungai Citarum wilayah Kampung Sukamanah, Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Senin (11/12/2023). Identitas perempuan itu masih dalam penyelidikan.

Komandan Tim Rescue Kantor SAR Bandung, Nova Perdiana, mengatakan, jasad perempuan itu ditemukan saat tim SAR gabungan tengah mencari bocah yang tenggelam beberapa hari lalu di aliran Sungai Citarum. “Kita menemukan korban pukul 09.10 WIB,” kata dia.

Baca Juga

Menurut Nova, jasad perempuan itu ditemukan dalam kondisi mengambang di tumpukan sampah yang berada di aliran Sungai Citarum. Jasad kemudian dievakuasi oleh petugas yang menggunakan perahu karet. Jasad dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

Nova mengatakan, korban diketahui memiliki ciri rambut sebahu berwarna cokelat. Melihat kondisinya, kata dia, korban diperkirakan sudah meninggal sekitar tiga-empat hari lalu.

 

Kasus jasad perempuan tanpa identitas ini ditangani kepolisian. Tim Inafis Polres Cimahi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). “Betul, ditemukan mayat di sungai, di sekitar daerah Batujajar,” kata Kepala Seksi Humas Polres Cimahi Iptu Gofur Supangkat.

Polisi mengonfirmasi jasad perempuan itu bukanlah bocah yang tenggelam beberapa hari lalu. Gofur mengatakan, polisi akan menyelidiki identitas korban dan penyebab kematiannya. Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara yang dilakukan tim Inafis, kata dia, ditemukan ikatan tali dari kain di bagian leher jasad korban.

Menurut Gofur, jasad perempuan itu akan diautopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. “Jasad tersebut dibawa ke rumah sakit untuk diadakan autopsi. Hasilnya akan menemukan apa penyebab (kematian),” kata dia.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement