Selasa 26 Mar 2024 08:36 WIB

Polisi Buru Tujuh Tahanan yang Kabur Usai Jalani Sidang di PN Cianjur, Ini Identitasnya

Tim Buser Satreskrim Polres Cianjur dan Tim Patroli terus lakukan pengejaran

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Arie Lukihardianti
Kabid Humas Polda Jabar Kombes, Jules Abraham Abast.
Foto: Dok Polda Sulut
Kabid Humas Polda Jabar Kombes, Jules Abraham Abast.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG----Polisi masih mengejar dan memburu tujuh tahanan yang kabur usai mengikuti persidangan di Pengadilan Negeri Cianjur, Senin (25/3/2024) sekitar pukul 15.35 WIB. Mereka kabur dengan menjebol terali di ruang tahanan PN Cianjur.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Ibrahim mengatakan pihak kepolisian yaitu Polres Cianjur melakukan pemeriksaan di PN Cianjur. Mereka pun saat ini masih mengejar tujuh tahanan yang kabur. "Sampai saat ini masih terus dilakukan pengejaran oleh Tim Buser Satreskrim Polres Cianjur dan Patroli Sat Samapta Polres Cianjur," ujar Jules, Selasa (26/3/2024).

Baca Juga

Kasipenkum Kejati Jabar Nur Sricahyawijaya merilis nama-nama tujuh tahanan yang kabur di PN Cianjur. Mereka yaitu Raihan Triyandi alias Ogut, Akbar Maulana, Riko Permana, Yeri Abdul Rahman. Ujang Irfan, Asep Gunawan, Rifki Mahesa. "Jika masyarakat menemukan segera laporkan," katanya.

Sebanyak tujuh orang tahanan tindak pidana umum kabur usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Cianjur, Senin (25/3/2024) siang. Mereka kabur dengan cara menjebol terali sel tahanan kamar mandi yang berada di Pengadilan Negeri Cianjur.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat Nur Sricahyawijaya membenarkan tujuh orang tahanan kabur usai menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Cianjur, Senin (25/3/2024) siang. Usai persidangan, mereka dimasukkan ke ruang sel pengadilan.

"Di ruang sel pengadilan, ada kamar mandi tidak tahu bersama atau sendiri-sendiri menjebol terali kamar mandi di sel Pengadilan Cianjur dalam keadaan keropos," kata Nur saat dihubungi, Senin (25/3/2024).

Setelah menjebol terali sel di kamar mandi, ia mengatakan tujuh tahanan melarikan diri. Pihaknya berkoordinasi dengan kepolisian dan pengadilan tengah mengejar para tahanan tersebut. Nur mengatakan ketujuh tahanan yang kabur merupakan tahanan tindak pidana umum seperti pencurian. Ia menyebut belum dapat memastikan penyebab tujuh tahanan tersebut bisa kabur. "Kita tidak tahu human error atau apa, mereka menjebol ruang sel," katanya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement