Kamis 05 Oct 2023 08:45 WIB

Ditinggal Pemiliknya, Rumah di Mekarsari Kuningan Kebakaran

Nilai kerugian akibat kebakaran rumah itu diperkirakan puluhan juta rupiah.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Kebakaran rumah warga.
Foto: Dok Damkar Kabupaten Kuningan
(ILUSTRASI) Kebakaran rumah warga.

REPUBLIKA.CO.ID, KUNINGAN — Kebakaran rumah warga terjadi di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Maleber, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Diduga kebakaran dipicu korsleting listrik.

Peristiwa kebakaran dilaporkan terjadi pada Rabu (4/10/2023). Saat kejadian, pemilik rumah sedang berada di luar kota. Rumah ditinggal dengan kondisi lampu menyala di beberapa titik.

Baca Juga

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Kuningan, M Khadafi Mufti, menjelaskan kebakaran rumah milik Ijah Khodijah (54 tahun) itu diketahui warga yang kebetulan melintas. 

Saksi kemudian melaporkan kejadian kebakaran rumah tersebut kepada aparat desa setempat. Laporan diteruskan ke Kantor UPT Damkar Kabupaten Kuningan.

 

Mendapat laporan itu, petugas damkar segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan. Upaya pemadaman dan pendinginan dilaporkan membutuhkan waktu sekitar satu jam 30  menit, hingga api benar-benar dipastikan tidak muncul kembali.

“Setelah dilakukan pengumpulan data, kebakaran diduga akibat arus pendek listrik,” kata Khadafi.

Menurut Khadafi, api membakar keseluruhan bangunan rumah seluas sekitar 88 meter persegi itu. Api juga menghanguskan sekitar seratus batang kayu bahan kosen. “Total kerugian materiel diperkirakan sebesar Rp 96 juta,” ujar Khadafi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan dikabarkan memberikan bantuan logistik kepada korban, yang diterima perwakilan pemerintahan desa setempat. Petugas juga melakukan pendataan dan asesmen.

“Pemilik rumah memerlukan bantuan perbaikan rumah, logistik tambahan, dan bantuan lainnya,” ujar Khadafi.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement