Rabu 25 Oct 2023 17:17 WIB

Tikus Serang Sawah di 20 Kecamatan Karawang, Ribuan Hektare Terancam

Gropyokan dilakukan untuk meminimalkan serangan hama tikus.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Gropyokan hama tikus.
Foto: Antara/Siswowidodo
(ILUSTRASI) Gropyokan hama tikus.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG — Hama tikus dilaporkan menyerang area persawahan di sejumlah kecamatan wilayah Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Upaya pengendalian dilakukan untuk meminimalkan serangan tikus.

Berdasarkan data Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang, per 30 September 2023, ada sekitar 255 hektare sawah yang diserang hama tikus. Per 15 Oktober 2023, dilaporkan sawah yang diserang hama tikus mencapai sekitar 457 hektare.

Baca Juga

“Selain 457 hektare yang terserang hama tikus, ada juga ribuan hektare sawah yang terancam hama tikus,” kata Kepala Bidang Perkebunan dan Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Karawang Dadan Danny, saat dihubungi, Selasa (24/10/2023).

Menurut Dadan, area sawah paling luas yang diserang hama tikus ini berada di wilayah Kecamatan Pedes, sekitar 165 hektare, dan di wilayah Kecamatan Lemahabang, seluas sekitar 40 hektare. “Serangan hama tikus pada musim kemarau ini cukup merata, terjadi di 20 kecamatan sekitar Karawang,” katanya.

Merespons serangan hama tikus ini, Dadan mengatakan, pihaknya melakukan gerakan pengendalian organisme pengganggu tanaman (OPT). Salah satu caranya, kata dia, UPTD Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bersama penyuluh dan petani melakukan gropyokan tikus.

Upaya gotong royong itu dilakukan dengan mencari lubang tikus di sekitar area persawahan. Lubang-lubang yang dicurigai terdapat tikus dilakukan pengasapan atau dibongkar. Jika ada tikus yang keluar dari lubang, langsung diburu dan ditangkap.  

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement