Senin 04 Dec 2023 23:58 WIB

Dilantik Jadi Bupati Karawang, Ini Fokus Aep Syaepuloh

Aep Syaepuloh akan mengikuti arahan Pj Gubernur Jabar.

Rep: Antara/ Red: Irfan Fitrat
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin melantik Aep Syaepuloh sebagai bupati Karawang di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (4/12/2023).
Foto: Republika/Edi Yusuf
Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin melantik Aep Syaepuloh sebagai bupati Karawang di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (4/12/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG — Aep Syaepuloh resmi dilantik sebagai bupati Karawang pada Senin (4/12/2023). Ada beberapa hal yang menjadi fokus Aep ke depan dalam menjalankan tugasnya sebagai bupati.

Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Machmudin melantik Aep sebagai bupati Karawang di Gedung Sate, Kota Bandung. Sebelumnya Aep merupakan wakil bupati Karawang, mendampingi Cellica Nurrachadiana. Setelah Cellica mundur dari jabatannya, dengan alasan mencalonkan diri sebagai anggota DPR RI, Aep ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt) bupati per November lalu.

Baca Juga

Aep kini menjadi bupati Karawang untuk masa jabatan selama sekitar satu tahun ke depan. Ia menyatakan kesiapannya. Menurut dia, ada sejumlah hal yang menjadi fokusnya. Di antaranya peningkatan ekonomi melalui penguatan UMKM, penurunan stunting, serta penyelesaian pembangunan di sisa tahun anggaran 2023 dan realisasi sejumlah visi misinya.

Aep juga mengaku akan mengikuti arahan Pj Gubernur Jabar. “Insyaallah, di sisa periode ini akan kita maksimalkan sebaik mungkin. Arahan dari Pak Penjabat Gubernur juga akan segera kita tindak lanjuti,” kata dia.

 

Pj Gubernur Jabar Bey Machmudin berpesan agar pimpinan daerah dapat menjaga amanah dan memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat. Berkaitan dengan momen Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, kepala daerah diminta menjaga netralitas aparatur sipil negara (ASN), serta menjaga kelancaran jalannya pemilu.

Bey juga memberikan arahan soal kewaspadaan bencana saat musim hujan. “Harus sering terjun langsung ke lapangan. Temui masyarakat. Beri arahan dan sampaikan kewaspadaan, namun tetap tenang. Karena ada beberapa daerah di Jawa Barat yang memang rentan bencana alam, seperti longsor," kata Bey.

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement