Kamis 26 Oct 2023 10:52 WIB

Gagal Panen Dampak Kekeringan, Petani di Sukabumi Dapat Bantuan Beras

Pemkot Sukabumi menyalurkan bantuan beras CPPD di Sindangpalay.

Rep: Riga Nurul Iman/ Red: Irfan Fitrat
Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji secara simbolis menyerahkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada warga di Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (25/10/2023).
Foto: Dok Dokpim Setda Kota Sukabumi
Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji secara simbolis menyerahkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) kepada warga di Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (25/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, SUKABUMI — Kondisi musim kemarau yang disertai fenomena El Nino mengakibatkan sejumlah lahan pertanian di Kota Sukabumi, Jawa Barat, gagal panen. Sebagai bentuk perhatian terhadap petani yang gagal panen, Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memberikan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).

Pada Rabu (25/10/2023), Pemkot Sukabumi melalui Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan (DKP3) menyalurkan bantuan beras CPPD di Kelurahan Sindangpalay, Kecamatan Cibeureum. Bantuan beras disebut diberikan kepada 40 kepala keluarga (KK) yang terdampak gagal panen.

Baca Juga

Bantuan beras CPPD itu secara simbolis dilakukan Penjabat (Pj) Wali Kota Sukabumi Kusmana Hartadji. “Penyaluran beras adalah bukti komitmen pemerintah untuk selalu hadir dan memberikan bantuan nyata kepada masyarakat,” ujar Kusmana.

Kusmana mengatakan, kondisi musim kemarau yang disertai fenomena El Nino mengakibatkan kekeringan, mengurangi ketersediaan air irigasi, menyebabkan kegagalan panen, dan menurunkan produksi tanaman.

Menurut Kusmana, meskipun Kota Sukabumi belum mengalami krisis pangan, pemkot berupaya memberikan bantuan kepada warga yang terdampak gagal panen. “Beras cadangan yang kami salurkan diharapkan dapat mencukupi kebutuhan pangan keluarga terdampak selama dua bulan,” ujar dia.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement