Jumat 27 Oct 2023 15:07 WIB

Pemkot Bandung Perpanjang Masa Darurat Sampah Hingga Desember

Pj Wali Kota Bandung berharap penanganan sampah bisa dioptimalkan.

Rep: Dea Alvi Soraya/ Red: Irfan Fitrat
Pengendara melintas di samping tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pagarsih, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023).
Foto: ABDAN SYAKURA/REPUBLIKA
Pengendara melintas di samping tumpukan sampah di Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pagarsih, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memutuskan untuk memperpanjang masa darurat sampah. Menurut Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung Bambang Tirtoyuliono masa darurat sampah diperpanjang hingga Desember 2023.

“Kita perpanjang sampai 26 Desember. Jadi, situasi kedaruratan sampah di Kota Bandung masih berlangsung sampai akhir tahun. Ini sudah ditetapkan dalam keputusan wali kota,” kata Bambang, Jumat (27/10/2023). 

Baca Juga

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar tidak melanjutkan masa darurat sampah di Bandung Raya setelah berakhir pada 25 Oktober 2023. Namun, pemprov menyerahkan keputusan soal darurat sampah itu kepada masing/masing kabupaten/kota di wilayah Bandung Raya.

Menurut Bambang, ada sejumlah pertimbangan yang mendasari keputusan perpanjangan masa darurat sampah ini. Termasuk antisipasi musim hujan, yang diperkirakan mulai November mendatang.

 

“Ada banyak (pertimbangan), satu di antaranya bagaimana kita harus mengantisipasi musim hujan. Makanya kita putuskan perpanjang masa penanganan kedaruratan dan ini adalah keputusan bersama. Mohon doanya,” ujar dia.

Selama masa darurat sampah sebelumnya, Pemkot Bandung secara bertahap mengatasi tumpukan sampah yang terjadi di tempat penampungan sementara (TPS). Untuk menekan beban TPS, juga tempat pembuangan akhir (TPA), Pemkot Bandung berupaya memasifkan upaya pemilahan dan pengolahan sampah.

Pemkot Bandung mendorong pembentukan klaster-klaster pengelolaan sampah, seperti klaster kantor pemerintahan, pusat perbelanjaan, lembaga pendidikan, juga fasilitas kesehatan. Pemkot juga mengajak berbagai pihak untuk menerapkan pengelolaan sampah secara mandiri.

Bambang berharap upaya pemilahan dan pengolahan sampah terus berjalan. “Sebetulnya selama dua bulan belakangan ini upaya semua pihak di Kota Bandung sudah masif. Nah, tinggal dioptimalkan,” kata Bambang.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement