Selasa 12 Dec 2023 22:22 WIB

Malam Tahun Baru, Warga Diminta tak Main Kembang Api Dekat Kilang Balongan

Pertamina berkoordinasi dengan Polri dan TNI untuk melakukan pengamanan kilang.

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Irfan Fitrat
(ILUSTRASI) Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.
Foto: Antara/Dedhez Anggara
(ILUSTRASI) Kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat.

REPUBLIKA.CO.ID, INDRAMAYU — Dalam menyambut malam pergantian tahun baru, masyarakat diminta tidak bermain kembang api maupun petasan di sekitar area kilang Pertamina Balongan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Dikhawatirkan nyala kembang api ataupun petasan dapat menimbulkan gangguan pada kilang, seperti memicu terjadinya kebakaran.

“Kami meminta masyarakat agar pada momen Natal dan malam pergantian tahun tidak menyalakan kembang api dan petasan di sekitar kilang, yang merupakan objek vital nasional,” kata Area Manager Communication, Relation, and CSR PT KPI RU VI Balongan, Mohamad Zulkifli, Selasa (12/12/2023).

Baca Juga

Zulkifli mengatakan, pihaknya berupaya menjaga operasional kilang Balongan agar tidak mengalami gangguan dari luar. Untuk itu, dalam rangka pengamanan saat momen Natal dan tahun baru (Nataru), kata dia, pihaknya berkoordinasi dengan jajaran Polri dan TNI, agar mendapat pengamanan tambahan di area kilang Balongan. 

“Semoga kehandalan dan keamanan kilang Balongan tetap terjaga, sehingga kilang Pertamina Balongan dapat memberikan manfaat untuk masyarakat Indonesia,” kata Zulkifli.

 

Pasokan BBM

Senior Manager Operation and Manufacturing PT KPI RU VI Balongan, Iwan Kurniawan, menyampaikan kesiapan kilang Pertamina Balongan untuk menyuplai kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) pada momen Nataru. “Kami pastikan kilang Balongan siap menjaga keamanan stok BBM untuk kebutuhan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat,” kata dia.

Untuk menjaga pasokan, Iwan mengatakan, pada momen libur Nataru tetap akan ada pekerja yang menjalankan operasional kilang Balongan. “Kilang Pertamina Balongan juga sudah mengantisipasi dengan menyiapkan manpower yang siap menjaga kelancaran operasional kilang dengan empat sif pembagian pekerja kilang,” ujar dia.

Selain bagian produksi, menurut Iwan, pekerja dari fungsi HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) juga disiagakan untuk menjaga agar operasional kilang berjalan sesuai prosedur keselamatan yang ketat.

Untuk kelancaran distribusi BBM produksi kilang Balongan maupun ketersediaan crude oil (minyak mentah), Iwan mengatakan, Pertamina RU VI Balongan juga intensif melakukan koordinasi dengan Marketing Operation Region (MOR) III dan unit bisnis Pertamina lainnya di wilayah Balongan. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement